Perbup Molor, Pencairan Dana Desa Sumenep Lambat

perbup_molor

Sumenep (beritajatim.com) – Dana desa yang dialokasikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015 untuk pemerintah desa sebesar Rp 20 trilyun lebih. Dana tersebut belum terserap sepenuhnya.

“Hingga sekarang penyerapan dana desa sekitar 50 persen. Karena memang ada prosedur atau mekanisme untuk mencairkan dana itu,” kata Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, MH Said Abdullah.

Said Abdullah berada di Sumenep untuk menjadi salah satu pembicara dalam Sosialisasi Undang Undang Desa di Pendapa Agung setempat, Jumat (29/05/15), yang dihadiri oleh para camat dan kepala desa.

“Di APBN Perubahan 2015, alokasi dana desa sebesar Rp 20 triliun lebih tersebut diperuntukkan bagi 74.059 desa. Nah, sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan bekal pada pemerintahan desa,” ujar Said.

Ia menjelaskan, Kabupaten Sumenep termasuk daerah yang dana desanya belum cair, karena pemerintah daerah belum tuntas menyusun peraturan bupati tentang dana desa. “Syarat dana desa itu bisa dicairkan memang harus ada peraturan bupati terkait dana desa. Selain itu, pemerintah desa harusmenyusun rencana pembangunan jangka menengah dan rencana kerja pembangunan desa,” ungkapnya.

Sementara Bupati Sumenep, A Busyro Karim menjelaskan, pihaknya sebenarnya telah menyelesaikan penyusunan sejumlah peraturan bupati tentang dana desa. Namun, ternyata ada perubahan Peraturan. Pemerintah. Akibatnya Perbup itupun harus direvisi.

“Kalau saja tidak ada perubahan, maka April kemarin sudah bisa dicairkan. Tapi karena ada perubahan, maka Perbup nya pun harus menyesuaikan,” ucapnya. [tem/but]

Sumber : beritajatim.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *